Pengertian Bioteknologi Lengkap dengan Jenis, Teknik, dan Contohnya

GALLERY SEPEDAKU – Pengertian bioteknologi berasal dari 2 kata yakni bio dan tekno. Bio berarti hidup dan tekno berarti teknologi.

Sehingga jika dijelaskan pengertiannya secara umum akan berarti sebuah cabang ilmu yang mempelajari bagaimana memanfaatkan mahluk hidup untuk tujuan yang bisa dimanfaatkan manusia.

Ilmu bioteknologi kemudian berkembang pesat menjadi bioteknologi modern, bioteknologi konvensional. Ya menjadi dua pembagian, untuk lebih jelas berikut adalah ulasannya.

Pengertian Bioteknologi Konvensional

Pengertian Bioteknologi Konvensional
Sumber: youtube

Pengertian Bioteknologi konvensional merupakan sebuah penerapan ilmu bioteknologi dengan memanfaatkan mahluk hidup secara langsung dengan tujuan mengubah kandungan gizi dari suatu produk.

Bioteknologi konvensional juga sering diterapkan di rumah-rumah sederhana, karena prosesnya yang terbilang mudah dengan bahan yang mudah dijumpai.

Pengertian Bioteknologi Modern

Pengertian Bioteknologi Modern
Sumber: youtube

Pengertian Bioteknologi modern merupakan penerapan ilmu bioteknologi dengan ilmu modern, yaitu biasanya sudah memanfaatkan kombinasi DNA.

Selain itu juga, bioteknologi ini sudah memanfaatkan teknologi masa kini seperti penyembuhan, transplantasi DNA dari mikroorganisme atau bakteri satu dengan yang lain.

Tentunya ini tidak dilkauka serta-merta, tetapi karena memang memiliki tujuan khusus jangka pajang.

Contoh Bioteknologi Konvensional dan Modern

Contoh Bioteknologi
Sumber: teknologidk

Berdasarkan pengertian bioteknologi yang dijelaskan sebelumnya, maka bisa dikategorikan contoh biteknologi konvensional dan modern sebagai berikut.

1. Contoh Bioteknologi Konvensional

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa bioteknologi konvensional itu memanfaatkan mahluk hidup secara langsung yang kemudian dirubah menjadi produk dengan memiliki kandungan gizi.

Selain mudah untuk diterapkan, bioteknologi ini juga mudah untuk ditemukan bahan-bahannya disekitar. Contoh penerapan bioteknologi konvensional ini adalah proses pembuatan tempe, tahu, pembuatan produk kecap, pembuatan oncom, saos, atau pembuatan tape.

Tentunya semua produk ini mengalami masa proses pembuatan yang terbilang sebentar dan tidak lama. Berikut ini contoh bioteknologi konvensional :

1. Pengolahan Produk Susu Menjadi Yoghurt

Susu sebagai bahan dasar produk pembuatan yoghurt ini melalui tahap yang sedikit panjang. Mulai dari proses pasteurisasi dengan tujuan menghilangkan atau membuang sebagain besar lemak.

Setelah lemaknya dibuang sebagian, kemudian ditambahkan lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermophillus.

Setelah dilakukan penambahan ini kemudian disimpan selama kurang lebih 5 jam dengan suhu stabil 45 derajat celcius hingga pH-nya menjadi 4.0. Setelah itu barulah di dinginkan kemudian diberikan penambah cita rasa.

2. Pengolahan Produk Susu Menjadi Keju

Bahan utamanya adalah susu, kemudian dilakukan pasteurisasi dengan suhu 90 derajat celcius. Tahap ini selesai kemudian di dinginkan hingga suhu 30 derajat celcius da ditambahlan lactobacillus dan streptococcus.

Susu terpisah menjadi whey (diperas untuk makanan sapi) dan dadih. Dadih kemudian dipanaskan 32 – 420  derajat celcius kemudian diberikan garam lalu ditekan dan dibuang airnya.

3. Pengolahan Produk Kecap

Kecap memiliki bahan utama yakni kedelai. Proses pengolahanna adalah kedelai direbus hingga tingkat kematangan tertentu.

Kemudian di dinginkan ditambahkan bakteri asam laktat (jamu aspergillus oryzae yang dibiakkan pada kulit gandum), kemudian dilakukan fermentasi hingga hancur maka terbenuklah produk baru yakni kecap.

4. Pengolahan Tempe

Tempe menggunakan kedelai sebagai bahan dasarnya. Proses pengolahannya dimulai dengan kedelai dicuci hingga bersih kemudian direndam selama 3 jam, dibuang kulitnya.

Kemudian di kukus dan di dinginkan. Setelah itu ditambahkan ragi yang berisi Rhysopus Oligosporus, stolonifer, arrhizus, dan oryzaeKemudian terakhir yakni dibungkus dengan seidkit lubang pada bungkusan dan dsimpan selama 2 sampai 3 hari.

5. Pengolahan Tape

Tape sudah tidak asing lagi untuk banyak orang. Tape berbehan dasar singkong atau ketela pohon yang dibuang kulitnya kemdian di rebus atau dikukus.

Setelah itu ditambahkan ragi dan ditutup serta disimpan selama kurang lebih satu minggu untuk bisa dinikmati sebagai tape.

2. Contoh Bioteknologi Modern bagi Dunia Kesehatan

Untuk contoh bioteknologi modern dengan banyak menggunaka teknologi terbaru sebagai sebuah penunjang. Sebagai sebuah ciri-ciri yang paling mencolok adalah pemanfaatan teknologi DNA rekombiasi.

Banyak teknik yang digunakan diantaranya penyambungan, transplantasi, pemotongan yang kemudian di kombinasikan dengan DNA mahluk hidup lain sehingga memunculkan sebuah DNA baru.

Dalam penerapannya biasanya berupa produksi hormon pertumbuhan yang banyak difungsikan pada manusia (Growth Hormon), antibiotik, vaksin malaria, hewan transgenik, tanaman.

Tentunya  yang tahan terhadap serangan hama, perbanyakan hormon insulin bagi para penderita diabetes. Untuk contoh-contoh yang paling mencolok ini, bisa dibilang paling banyak dimanfaatkan dalam ilmu kesehatan.

Jenis Jenis Bioteknologi

Bioteknologi ada dua jenis yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. Untuk bioteknologi sendiri sebenarnya memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan mahluk hidup untuk kemudian menghasilkan produk dan jasa untuk kepentingan manusia. 

Prinsip yang digunakan berupa mikrobiologi, biokimia, genetika, teknik kimia, biologi sel, dan enzimologi.

Macam Macam Bioteknologi Modern

Contoh dan Macam-macam Bioteknologi
Sumber: medium

Bioteknologi modern sudah sangat terkenal sekarang ini. Ada beberapa macam bioteknologi modern yang sampai sekarang ini masih terkenal dan sering digunakan. Diantaranya adalah bioteknologi dalam bidang pertanian, kesehatan, dan rekayasa genetik.

1. Bioteknologi dalam bidang pertanian

Tujuan bioteknologi dalam bidang pertanian ini untuk meningkatkan produk dan kualitas hasil pertanian. Sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sejak dulu hingga berkembang sampai sekarang ini.

Untuk produknya biasanya bisa berupa pupuk kompos atau biogas, selain itu kultur jaringan, tanaman transgenik, biopestisida juga merupakan produk dari bioteknologi modern dalam bidang pertanian.

Jika ditinjau dari pengertian bioteknologi itu sendiri, tentunya mempunyai manfaat yang besar bagi dunia pertanian.

2. Bioteknologi Dalam Bidang Kesehatan

Dalam bidang kesehatan juga demikian, yakni menggunakan dan memanfaatkan teknologi serta DNA dalam proses ilmu kesehatan. Seperti halnya transplantasi DNA atau sejenisnya.

Hal ini menggunakan konsep bioteknologi dalam bidang kesehatan. Pengertian bioteknologi untuk beragam sektor sebenarnya sama, hanya saja teknik didalamnya saja yang dibedakan.

3. Bioteknoloi dalam bidang rekayasa genetik

Sekarang ini sudah banyak ditemukan beberapa tumbuhan atau hewan yang transgenik. Kesemuanya itu adalah produk hasil dari sebuah ilmu bioteknologi dalam bidang rekayasa genetik yang kemudian memunculkan spesies baru dari perkawinan silang dari dua spesies yang berbeda.

Teknik Teknik Dalam Bioteknologi

Teknik-teknik Bioteknologi
Sumber: The Conversation

Ada beberapa teknik yang digunakan dalam ilmu bioteknologi, diantaranya adalah fermentasi, analisis genetik, seleksi dan pemulihan, analisis DNA, kultur jaringan dan sel, rekayasa genetik, dan DNA Rekombinan.

1. Fermentasi

Dalam teknik fermentasi, biasanya menggunakan mikroba untuk merubah senyawa seperti pati atau gula menjadi senyawa lain seperti etanol.

Untuk penerapannya biasanya dimanfaatkan dalam bioteknologi klasik atau konvensional dan ada juga dalam bidang industri farmasi.

Bahan bakar juga bisa dikatakan tidak sembarangan, kebanyakan menggunakan bioplastik sebagai bahan bakarnya.

2. Analisis Genetik

Analisis genetik adalah mempelajari bagaimana sifat dan karakter atau bahkan gen yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

Tidak hanya itu, dipelajari juga mengenai bagaimana interaksi antara gen dengan lingkungan sehingga menghasilkan sebuah sifat. Biasanya digunakan untuk diagnosis, pertanian, dan bahan bakar.

3. Seleksi dan Pemulihan

Manipulasi mikroba, tanaman atau hewan serta pemilihan individu atau populasi sebagai stok genetik untuk memperbaiki regenerasi adalah teknik dalam seleksi dan pemulihan.

Biasanya diterapkan dalam fermentasi atau bioteknologi konvensional dan dalam produksi bahan pangan.

4. Analisis DNA

Beberapa istilah yang familiar dalam teknik analisis DNA adalah PCR yaknik Polymerase chain reaction yang bisa membuat copy segmen DNA.

Istilah lain yang juga familiar adalah RFLP Maping yakni mendeteksi keberadaan suatu gen pada DNA. Biasnaya teknik bioteknologi yang ini digunakan untuk diagnosis suatu penyakit, konseling genetik, dan terapi gen.

5. Kultur Sel dan Jaringan

Bertujuan untuk menumbuhkan atau memunculkan tanaman atau jaringan hewan atau sel secara steril di dalam tabung reaksi.

Biasanya digunakan pada proses perbanyakan tanaman, produksi tanaman transgenik, produki bahan kimaia, dan penelitian kedokteran.

6. Rekayasa Genetika

Yakni transfer segmen DNA dari suatu organisme ke DNA organisme yang lain. Entah kedua organisme itu memiliki kekerabatan gen atau tidak sama sekali. Biasnya dimanfaatkan dalam produksi bahan pangan, industri farmasi, konseling genetik, dan terapi gen.

Demikian pembahasan mengenai pengertian bioteknologi lengkap beserta dengan jenis dan teknik didalamnya. Bioteknologi merupakan sebuah jawaban pembaruan terhadap upaya pemenuhan kebutuhan manusia menjadi semkain baik.

Tinggalkan komentar