sepedaku.org – Nasi Padang adalah hidangan ikonik dari Sumatera Barat, khususnya kota Padang, yang terkenal dengan penyajiannya yang unik: nasi putih disajikan dengan puluhan lauk pauk dalam piring kecil-kecil yang ditumpuk di meja (sistem hidang atau pesan). Pelanggan hanya bayar yang dimakan, sementara yang disentuh tapi tak habis tetap dibayar. Rasa masakan Minangkabau kaya rempah, pedas gurih, dengan santan sebagai ciri khas—sering disebut sebagai salah satu makanan terenak di dunia (rendang pernah juara CNN World’s Delicious Foods).
Sejarah dan Keunikan Masakan Padang
Masakan Padang berakar dari budaya Minangkabau, dipengaruhi perdagangan rempah sejak abad ke-16. Teknik masak seperti rendang (dim masak lama hingga kering) awalnya untuk awetkan daging tanpa kulkas. Kini, Rumah Makan Padang ada di seluruh Indonesia bahkan luar negeri (Malaysia, Singapura, Australia), jadi simbol kuliner nasional.
Lauk Pauk Wajib di Nasi Padang
Hidangan Nasi Padang tak lengkap tanpa variasi lauk ini:
- Rendang Daging sapi dimasak berjam-jam dengan santan dan rempah hingga empuk dan hitam pekat. Juara dunia versi CNN!
- Gulai Ayam atau Ikan Kuah santan kuning pedas dengan ayam kampung atau ikan kakap.
- Ayam Pop dan Balado Ayam goreng rebus pucat (pop) atau balado pedas manis.
- Sambal Lado Sambal hijau atau merah yang wajib.
Lauk lain: Dendeng balado, telur dadar, paru goreng, otak, dan sayur seperti daun singkong atau nangka.
Tempat Makan Nasi Padang Legendaris
- Di Padang: Pagaruyung, Sederhana, atau Simpang Raya.
- Di Jakarta: Garuda, Sari Bundo, atau Natrabu.
Nasi Padang bukan sekadar makanan, tapi pengalaman budaya yang kaya rasa. Jika belum pernah coba, wajib saat ke Indonesia—dijamin ketagihan!
