sepedaku.org – Nusa Penida adalah pulau kecil di sebelah tenggara Bali, bagian dari Kepulauan Nusa (bersama Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan). Dengan luas sekitar 191 km², pulau ini terkenal karena lanskap dramatisnya: tebing karang curam, pantai pasir putih tersembunyi, gua suci, dan kehidupan bawah laut yang luar biasa. Dulu dikenal sebagai “pulau terkutuk” dalam legenda Bali karena energi spiritualnya yang kuat (disebut “pulau hitam” atau tempat pengasingan roh jahat), kini Nusa Penida telah menjadi destinasi wisata viral di Instagram dan TikTok — terutama berkat Kelingking Beach yang ikonik berbentuk T-Rex.
Pada 2026, Nusa Penida semakin ramai tapi tetap mempertahankan pesona liarnya: jalan berbatu dan tanjakan ekstrem, minim infrastruktur mewah, serta aturan masuk pulau (biaya retribusi Rp25.000 per orang untuk pemeliharaan jalan). Cocok untuk traveler yang suka petualangan, fotografi, diving/snorkeling, dan melarikan diri dari keramaian Bali utama.
Cara Menuju Nusa Penida (Update 2026)
Tidak ada bandara di Nusa Penida, jadi akses utama via fast boat (kapal cepat) dari Bali:
- Dari Sanur (paling populer): 30–45 menit, banyak operator seperti Marlin, Eka Jaya, atau Blue Water Express. Harga tiket sekitar Rp150.000–Rp300.000 sekali jalan (termasuk transfer hotel di Bali).
- Dari Padang Bai atau Serangan: Opsi alternatif, lebih tenang tapi jadwal terbatas.
- Ferry RoRo (untuk bawa motor/mobil): Dari Padang Bai, sekitar 2 jam, lebih murah tapi lambat.
Booking online via 12Go.asia atau langsung di pelabuhan. Datang pagi (sekitar 08.00–09.00) untuk hindari antrean. Saat tiba, bayar retribusi masuk di pelabuhan (Toyapakeh, Buyuk, atau Sampalan). Disarankan stay minimal 2–3 malam agar bisa eksplor tanpa terburu-buru — day trip dari Bali terasa terlalu singkat dan melelahkan.
Waktu Terbaik Berkunjung
- Musim Kering (April–Oktober): Cuaca cerah, laut tenang, visibilitas bagus untuk snorkeling/diving. Puncak musim: Juni–Agustus (ramai, pesan boat/accommodation jauh-jauh hari).
- Musim Hujan (November–Maret): Hujan deras, ombak besar (fast boat sering delay/cancel), jalan licin dan berbahaya. Hindari jika ingin hiking atau pantai.
- Rekomendasi 2026: Mei–September untuk keseimbangan cuaca dan keramaian. Hindari November–Januari karena banjir dan ombak tinggi.
Atraksi Utama di Nusa Penida
Pulau ini dibagi menjadi sisi barat (paling populer) dan timur (lebih tenang). Sewa motor (Rp100.000–Rp150.000/hari) atau hire driver + mobil (Rp600.000–Rp800.000/hari) sangat direkomendasikan — jalan ekstrem, tanjakan curam, dan minim lampu jalan malam hari.
Spot Ikonik:
- Kelingking Beach: Viewpoint tebing berbentuk dinosaurus dengan pantai putih di bawah. Turun tangga ke pantai (sulit, panas, dan berbahaya — banyak yang hanya foto dari atas). Datang pagi sebelum 10.00 untuk hindari keramaian.
- Broken Beach & Angel’s Billabong: Broken Beach adalah jembatan alam berlubang, Angel’s Billabong adalah kolam infinity alami (jangan berenang saat ombak tinggi — berbahaya!).
- Diamond Beach & Atuh Beach: Tangga panjang menuju pantai pasir putih dan air biru kristal. Diamond Beach punya batu karang unik seperti berlian.
- Crystal Bay: Pantai mudah diakses, snorkeling bagus, sunset indah, dan beach club santai.
Aktivitas Lain:
- Snorkeling/Diving dengan Manta Ray: Spot terbaik di Manta Point (selatan) — sering lihat pari manta besar. Turtle spotting juga populer, tapi pilih operator bertanggung jawab (hindari praktik buruk seperti memberi makan).
- Teletubbies Hill: Bukit hijau mirip bukit Teletubbies, cocok untuk foto drone.
- Goa Giri Putri: Gua suci dengan kuil Hindu-Buddha di dalam.
- Sunset di Pantai Barat: Nikmati di Crystal Bay atau Amok Sunset Bar.
Tips Penting untuk Traveler
- Transportasi: Jalan rusak parah — pakai helm, bawa air minum, dan hati-hati jatuh (banyak kecelakaan motor).
- Akomodasi: Mulai dari homestay murah (Rp200.000–Rp500.000) di Toyapakeh atau Jungut Batu, hingga villa mewah dengan infinity pool menghadap laut.
- Makanan: Seafood segar, nasi campur, dan warung lokal. Bawa cash — ATM terbatas.
- Keamanan: Arus laut kuat (banyak insiden snorkeling), tangga pantai licin, dan ular berbisa di jalur hiking. Gunakan guide lokal jika ragu.
- Sustainability: Jangan sentuh karang, hindari sampah plastik, dan dukung operator eco-friendly.
Nusa Penida adalah Bali versi liar dan autentik — tempat di mana alam masih mendominasi. Jika Anda bosan dengan keramaian Kuta atau Ubud, pulau ini akan memberikan pengalaman tak terlupakan. Siap packing? Pastikan stamina kuat dan kamera siap — pemandangannya bakal bikin feed Instagram meledak!
